PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL UNTUK PEMBELAJARAN

 PERKEMBANGAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI ALTERNATIF PEMBELAJARAN E-LEARNING YANG BERKUALITAS DI ERA PANDEMI


Media sosial adalah suatu media daring yang memudahkan para penggunanya untuk melakukan interaksi sosial secara online. Di sana mereka bisa berkomunikasi, networking, berbagi, dan banyak kegiatan lainnya. Media daring yang sering digunakan saat ini adalah Instagram, Facebook, YouTube, Twitter, dan lain sebagainya.

Jenis-jenis platform media sosial untuk pembelajaran:


  

  1. Tugas Kelompok – Grup Facebook

Siswa yang mengikuti kursus tertentu dapat memanfaat fitur grup di Facebook untuk mendiskusikan konsep dan isu yang relevan sesuai dengan pendidikan mereka. Selain untuk berdiskusi dan berkolaborasi, di grup Facebook ini para siswa bisa berbagi tips dan trik dalam belajar. Dengan mengundang para profesional pendidikan dari berbagai mata pelajaran, para member grup bisa membuka forum disukusi untuk membahas tugas atau proyek bersama.

  1. Konverensi Video Kelas – Google Hangouts
Google Hangouts merupakan platform untuk melakukan chat video dengan orang banyak dalam waktu yang bersamaan. Dengan Google hangouts, siswa yang tidak bisa hadir dikelas masih tetap bisa mendapatkan pelajaran dari jarak jauh dan masih bisa berpartisipasi dalam kelas. Diluar jam belajar, para siswa juga bisa membentuk konferensi video untuk berdisukusi tentang materi pembelajaran.

 

  1. The Flipped Classroom - Youtube

The Flipped Classroom adalah konsep baru yang mengubah cara mengajar konvensional menjadi lebih efisien dengan memanfaatkan platform Youtube. Para siswa bisa mencari materi sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Materi yang didapat dari Youtube ini bisa dibawa kedalam kelas sebagai bahan diskusi maupun menjawab pertanyaan yang belum terjawab. Metode ini dinilai lebih efektif karena para siswa bisa merefleksikan secara langsung materi yang telah didapat dari Youtube.

  1. Jaringan Industri – LinkedIn

Jejaring sosial tidak hanya berguna untuk pendidikan saja, namun bisa juga dimanfaatkan untuk mempersiapkan karir dimasa depan. Jejaring sosial menawarkan banyak cara untuk terhubung dengan beragam orang, misalnya saja situs LinkedIn. LinkedIn memberikan fasilitas penggunanya untuk mencari pekerjaan yang relevan sesuai dengan latar pendidikan dan minat yang diambil. Disini para siswa bisa memasukan data diri dan menambah relasi dari berbagai kalangan, baik itu teman ataupun kalangan pekerja Industri.

  1. Q & A – Twitter / Reddit

Ketika siswa membutuhkan informasi lebih lanjut tentang topik studi, dua situs yang bisa dimanfaatkan  diantaranya adalah Twitter dan Reddit. Banyak para profesional dibidang pendidikan menggunakan situs ini untuk membuka sesi tanya jawab dengan para followers nya, baik itu untuk memberikan pengetahuan tambahan atau tips trik menghadapi pendidikan jenjang selanjutnya. Di sisi lain, Reddit merupakan sebuah forum yang memungkinkan para siswa untuk memposting pertanyaan atau mengomentari postingan orang lain. Reddit juga bisa dijadikan sebagai tempat diskusi yang asyik, karena semakin banyak tanggapan maka semakin banyak pengetahuan yang kita dapat.

  1. Penelitian dan Debat – Quora

Quora adalah jejaring sosial yang dikembangkan secara khusus untuk meningkatkan pengetahuan melalui sharing informasi. Siswa yang perlu meneliti topik tertentu hanya dapat mengakses opini dan studi sesuai dengan minat yang telah ditetapkan. Tidak hanya untuk menemukan pertanyaan dan jawaban, mereka juga dengan mudah bisa mengakses banyak konten dari para ahli di berbagai Industri, sehingga mereka mendapat pengetahuan yang komprehensif untuk digunakan dalam penelitiannya.


 

  1. Pengembangan Kesenian dan Kerajinan Tangan – Pinterest

Selain didalam kelas, siswa harus mencari cara untuk mengembangkan keterampilan seni dan kerajinan. Pinterest merupakan situs yang cocok untuk menjadi sumber informasi seputar topik artistik dan kreatif. Pinterest juga bisa dijadikan inspirasi untuk kegiatan yang berhubungan dengan seni karena kontennya yang sangat beragam dan terkumpul dari seluruh belahan dunia.

Media Sosial Dalam Kegiatan Pembelajaran

Proses belajar merupakan sebuah proses penyampaian informasi, ilmu pengetahuan, informasi yang secara formal dan informal. Melalui sebuah media sosial, pengetahuan dan proses belajar tidak lagi hanya berfokus pada akumulasi pengetahuan khusus saja melainkan pengetahuan secara meluas. Terlepas dari baik ataukah buruk menggunakan media tersebut sebagai media dalam proses belajar, maka jelas bahwa aplikasi dan perangkat media sosial telah berhasil menyediakan sebuah konsep tantangan baru dalam pembentukan pendidikan formal yang telah ada saat ini.

Pemanfaatan media sosial sebagai media belajar telah menunjang sebuah teori klasik mengenai teori pembelajaran sosial. Teori ini mengatakan bahwa proses belajar sosial berfokus pada bagaimana seorang individu belajar dengan menjadikan orang lain sebagai subjek belajarnya (Bandura: 2001). Pemanfaatan media sosial kini banyak terjadi pada proses pendidikan jarak jauh (e-learning) di mana proses belajar mengajar tidak lagi terbatas pada ruang kelas, jarak, dan waktu. Adapun pemanfaatan media sosial yang akan kita bahas kali ini, meliputi

  1. World Wide Web

World Wide Web (WWW) adalah media bagi orang untuk dapat berbagi dokumen, gambar, film, musik dan informasi, serta menjual barang dan jasa. Pendiri website World Wide Web adalah Sir Timothy John Tim Berners Lee atau yang biasa dikenal dengan Tim Berners Lee. Ia lahir di London-Inggris, 8 Juni 1955. Situs website pertama yang dibuat Berners-Lee, adalah http://info.cern.ch/ dan dimasukkan online untuk pertama kalinya pada 6 Agustus 1991.


Adapun pemanfaatan website dalam kegiatan pembelajaran di antaranya:

a)      Manfaat untuk peserta didik

·         Sebagai sarana untuk berkomunikasi secara interaktif dengan tenaga pengajar yang lebih efektif dalam proses pendidikan dan pengajaran.

·         Mengoptimalkan proses belajar mengajar karena tidak lagi terikat oleh ruang dan waktu.

·         Sebagai saran pembekalan dan pelatihan terhadap pemanfaatan TIK.

·         Memaksimalkan daya tangkap pesert didik, karena bahan ajar tidak hanya terpaku pada teks tetapi bias berupa gambar, video, ataupun media-media yang menarik lainnya.

b)      Manfaat bagi pendidik

·         Mempermudah dalam pemantauan kegiatan belajar peserta didik.

·         Pemanfaatan multi media (gambar, foto, animasi, audio, video dll) untuk penganekaragaman dan pengayaan materi ajar.

·         Sebagai indikator pengembangan belajar mengajar yang bertujuan untuk monitoring dan evaluasi terhadap kinerja pengajar.

·         Sebagai bentuk pemanfaatan TIK dalam pengembangan KBM secara interaktif.

·         Sebagai sarana unjuk kompetensi dan profesionalisme tenaga pengajar.

·         Mengembangkan diri atau melakukan penelitian guna meningkatkan wawasannya.

Kelebihan pembelajaran berbasis web yaitu:

  • Memungkinkan setiap orang dimanapun dan kapanpun untuk belajar.
  • Peserta didik dapat belajar sesuai dengan karakteristik dirinya sendiri karena bersifat individual.
  • Kemampuan untuk membuat tautan (link), sehingga peserta didik dapat mengakses informasi dari berbagai sumber, baik didalam maupun diluar lingkungan belajar.
  • Sangat potensial sebagai sumber belajar bagi peserta didik yang tidak memiliki waktu untuk belajar.
  • Dapat mendorong peserta didik untuk lebih aktif dan mandiri dalam belajar.
  • Menyediakan sumber balajar tambahan yang dapat digunakan untuk memperkaya materi pembelajaran.
  • Isi dari materi pelajaran dapat di perbarui dengan mudah.

Sedangkan kekurangan dari pembelajaran berbasis web yaitu:

  • Keberhasilan pembelajaran berbasis web bergantung pada kemandirian dan motivasi belajar
  • Akses untuk mengikuti pembelajaran dengan menggunakan web seringkali menjadi masalah bagi peserta didik
  • Pembelajar dapat cepat merasa bosan dan jenuh jika mereka tidak dapat mengakses informasi, dikarenakan tidak memiliki peralatan yang memadai terutama bandwith  yang tidak cukup.
  • Dibutuhkannya panduan bagi pembelajar untuk mencari informasi yang relevan, dikarenakan informasi  yang terdapat didalam web sangat beragam.
  • Dengan menggunakan pembelajaran berbasis web, peserta didik terkadang merasa terisolasi, terutama jika terdapat keterbatasan dalam fasilitas komunikasi.
2. Facebook

Situs jejaring sosial Facebook merupakan salah satu situs jejaring paling populer di Indonesia, di mana Indonesia merupakan negara pengguna facebook terbesar kedua didunia setelah Amerika Serikat. Berdasarkan penelitian (TNS) Digital Life, dari sekitar 30.000.000 orang pengguna internet di Indonesia, sekitar 87% penggunanya selalu mengunjungi jejaring sosial Facebook. Selain itu, pengguna atau pengakses jejaring sosial ini terbanyak adaah usia remaja. Berdasarkan hal itu maka facebook bisa di jadikan strategi alternatif dalam kegiatan pembelajaran sebagai media pembelajaran. Adapun fitur-fitur facebook yang dapat di gunakan sebagai media pembelajaran adalah:

a)      Facebook note, fitur ini bisa digunakan untuk membuat tulisan singkat.

b)      Facebook wall, fitur ini bisa digunakan sebagai papan informasi.

c)      Fitur chating, fitur ini bisa diginakan untuk mengobrol langsung dengan sesama pengguna facebook lainnya yang telah menjadi teman, selain itu  bisa menjadi media diskusi online.

d)     Facebook group, fitur ini bisa digunakan untuk komunitas peserta didik, kajian-kajian keilmuan, study club, dan mengontrol jumlah siswa/pebelajar yang mengikuti pembelajaran diskusi group online.

e)      Facebook quiz, dalam fitur ini, bisa dioptimalkan oleh guru atau peserta didik untuk latihan materi untuk evaluasi pembelajaran lewat quiz online yang interaktif.

f)       Facebook share, fitur ini bisa digunakan untuk membagikan materi (tulisan singkat, link, gambar, video dsb).

Kelebihan facebook sebagai media pembelajaran:

  • Facebook mempunyai fitur yang atraktif sehingga tidak membuat jenuh.
  • Bisa dilakukan dimana saja. Tidak terikat ruang dan waktu. Kapan saja guru bisa memberi tugas. Dan siswa bisa mengerjakannya di waktu luang.
  • Bisa interaktif dengan guru maupun siswa lain secara langsung.
  • Suasana rileks karena bisa santai sambil mendengarkan musik.

Kekurangan facebook sebagai media pembelajaran:

  • Sulit dilakukan oleh siswa yang tidak mempunyai akses internet.
  • Kadang tugas terbengkalai karena lebih sibuk berselancar atau chatting dengan teman Facebook.
  • Ikatan emosional guru dan siswa, siswa dengan siswa lain kurang kuat karena jarak memisahkan.
  • Di dalam facebook terkadang terdapat situs-situs yang tidak selayaknya dilihat oleh anak-anak.
  • Maraknya kasus kejahatan di dunia facebook misalnya saja penipuan
3. Twitter
Twitter adalah jejaring sosial yang di rintis pada bulan agustus tahun 2006. Berbeda dengan layanan blog seperti blogger atau wordpress. Twitter memiliki batasan 140 karakter per post.

Dalam penggunaan twitter bisa di jadikan strategi alternatif dalam kegiatan pembelajaran, di antaranya :

a)      Sebagai media pembelajaran siswa

Dengan penggunaan Twitter, diharapkan siswa akan merasa senang untuk belajar karena mendapatkan pengalaman baru dalam melakukan pembelajaran. Contoh penggunaan Twitter di dalam proses pembelajaran antara lain adalah sebagai media untuk membagikan informasi (retweet), berdiskusi, dan saling memberi komentar dalam forum diskusi. Untuk memulai kegiatan ini, guru dapat memberikan pertanyaan diskusi pada akhir pelajaran. Selanjutnya adalah meminta peserta didik untuk memberikan komentar (replay) menggunakan Twitter. Caranya adalah dengan mengetikkan dalam kotak update status dan menggunakan hashtag (tanda #) sebagai symbol diskusi. Misalnya siswa menuliskan komentar diskusi dengan format hastag #globalwarming.

b)      Sebagai media pembelajaran umum.

Banyak akun-akun twitter yang aktivitasnya membagikan info dan ilmu pengetahuan umum. Mulai dari info kesehatan, kecantikan, tips-tips menarik, kutipan-kutipan motivasi, fashion, showbiz, dan masih banyak lagi. Setiap akun ini biasanya memiliki jadwal dalam memposting atau mentweet info tersebut, namun ada pula yang memposting setiap saat.

Kelebihan Twitter sebagai media pembelajaran:

  • Alat komunikasi pembelajaran yang cepat dan tanggap.
  • Semua orang bisa mengikuti orang lain, kecuali diblokir.
  • Tak perlu log in untuk mendapatkan update, karena bisa menggunakan pembaca RSS.
  • Navigasi yang mudah dan tampilan yang sederhana.
  • Pengguna yang memiliki banyak pengikut, berpotensi mendatangkan iklan, sehingga bisa menguntungkan penggunanya.
  • Bebas dari banner iklan
  • Menjangkau lebih luas tidak hanya antara teman
  • Satu feed untuk semua pengguna dan siapa pun dapat mengikuti orang lain kecuali diblokir
  • Alat komunikasi yang murni dan cepat tanggap
  • Sangat interaktif, extensible messaging platform dengan API terbuka
  • Twitter mungkin lebih terukur dari Facebook dan memberikan keuntungan biaya

Kekurangan Twitter sebagai media pembelajaran:

  • Banyak akun yang kosong dan tidak aktif , atau dengan kata lain merupakan akun percobaan yang dibuat dan tidak pernah digunakan. Hal ini dapat memenuhi memori database pada server Twitter.
  • Batasan karakter posting hanya 140 karakter. Jika ternyata postingan blog yang akan di-twitter-kan memiliki jumlah karakter judul dan permalink yang melebihi 140 karakter ,maka kita harus menggunakan fasilitas url shortener untuk memperpendek jumlah karakter permalink.
  • Tampilan terlalu sederhana , tidak seperti Facebook yang memiliki tampilan modis dan elegan. 
  • Tidak memiliki fitur Chat seperti Facebook.
  • Mudah disalahgunakan untuk melakukan spam.
  • Tidak bisa mengelompokkan mana teman, keluarga, atau orang lain.
  • Tidak dapat menulis informasi profil lengkap pemiliknya.
  • Kemampuan terbatas: menemukan orang-orang, mengirim pesan singkat, balasan langsung
  • Tidak semua orang menemukan manfaat langsungnya.
4. Youtube
YouTube adalah sebuah situs website media sharing video online terbesar dan paling populer di dunia internet. Tujuan memanfaatkan youtube sebagai media pembelajaran adalah untuk menciptakan kondisi dan suasana pembelajaran yang menarik, menyenangkan dan interaktif.


Youtube memiliki beberapa keunggulan sebagai media pembelajaran yaitu:

  • Potensial, youtube merupakan situs yang paling poluper di dunia internet saat ini yang mampu memberikan pengetahua yang luas terhadap pendidikan.
  • Praktis, youtube mudah digunakan dan dapat diikuti oleh semua kalangan termasuk siswa dan guru.
  • Informatif, youtube memberikan informasi tentang perkembangan ilmu pendidikan, teknologi, kebudayaan, dll.
  • Interaktif, youtube memfasilitasi kita untuk berdiskusi ataupun melakukan tanya jawab bahkan mereview sebuah video pembelajaran.
  • Shareable, yaitu youtube memiliki fasilitas link embed kode video pembelajaran yang dapat di share di jejaring sosial seperti facebook, twitter, blog, website, dll.
  • Ekonomis, youtube gratis untuk semua kalangan.

Kelebihan youtube sebagai media pembelajaran:

  • bisa melihat dan mengupload video pembelajaran
  • sebagai ajang promosi diri
  • bisa mendownload setiap video
  • bisa belajar streaming, banyak video bermanfaat
  • ukurannya ada yang HD, bisa di download
  • videonya banyak

Kekurangan youtube sebagai media pembelajaran:

  • bisa disalahgunakan penggunanya
  • banyak informasi yang menyesatkan
  • banyak negara yang memblok Youtube
  • Karena terlalu bebas upload jadi banyak video yang tidak berguna atau video pornografi yang terupload
  • gambarnya tersendat sendat
  • banyak video dengan kualitas buruk
  • tidak cocok untuk slow conection
  • tidak bias download secara langsung

Dampak Positif Penggunaan Media Sosial Dalam Pembelajaran:

1. Sebagai media penyebaran informasi. Informasi yang uptodate sangat mudah menyebar melalui situs jejaring sosial. Hanya dalam tempo beberapa menit setelah kejadian, kita telah bisa menikmati informasi tersebut.

2. Memperluas jaringan pertemanan. Dengan menggunakan jejaring sosial, kita bisa berkomunikasi dengan siapa saja, bahkan dengan orang yang belum kita kenal sekalipun dari berbagai penjuru dunia.

3. Sebagai sarana penyimpanan file. Orang bisa menyimpan apa saja dalam media sosial, dan sewaktu-waktu bisa membukanya kapan saja tanpa  harus selalu membawa flashdisk sebagai penyimpanan data yang simple.

4. Sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan dan sosial. Pengguna daapat belajar bagaimana cara beradaptasi,bersosialisai dengan publik dan mengelola jaringan pertemanan.

5. Internet sebagai media komunikasi berdiskusi, setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.

6. Media pertukaran data. Dengan menggunakan jaringan situs-situs web para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.

Dampak Negatif Penggunaan Media Sosial Dalam Pembelajaran:


1. Susah bersosialisasi dengan orang sekitar. Ini disebabkan karena pengguna sosial media menjadi malas belajar berkomunikasi secara  nyata.

2. Membuat seseorang lebih mementingkan diri sendiri. Mereka menjadi tidak sadar akan lingkungan sekitar mereka, karena kebanyakan menghabiskan waktu di internet.

3. Tertinggal dan terlupakannya bahasa formal. Karena pengguna social media lebih sering menggunakan bahasa informal dalam kesehariannya, sehingga aturan bahasa formal mereka menjadi terlupakan.

4. Mengurangi kinerja. Karyawan perusahaan, pelajar, mahasiswa yang bermain media sosial pada saat sedang mengerjakan pekerjaannya akan mengurangi waktu kerja dan waktu belajar mereka. Secara perlahan-lahan akan menghancurkan kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda karena terlalu lama-lama menggunakan media elektronik (gadget).

5. Berkurangnya privasi pribadi. Dalam sosial media  kita bebas menuliskan dan men-share apa saja, sering kali tanpa sadar kita mempublish hal yang seharusnya tidak perlu disampaikan ke lingkup sosial.

6. Kejahatan dunia maya. Kejahatan dikenal dengan nama cyber crime. Kejahatan dunia maya sangatlah beragam. Diantaranya : carding, hacking, cracking, phising, dan spamming. Orang yang berniat jahat bisa saja ia menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dengan targetnya.

7. Kecanduan situs jejaring sosial bisa membahayakan seseorang dengan mengakses sebuah situs berbau negatif, tidak sedikit orang yang penasaran akan hal tersebut sehingga ia ingin membuka situs-situs porno. Terkadang seseorang memposting foto yang seharusnya menjadi privasi dia sendiri di sosial media, hal ini sangat berbahaya karena bisa jadi foto yang hanya di postingnya di sosial media disalah gunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

8. Seseorang yang menghabiskan waktunya untuk internetan akan membahayakan kesehatan, jarang berolahraga sehingga kecanduan aktivitas ini dapat menimbulkan kondisi fisik yang lemah, bahkan obesitas. Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi. Bila mana menggunakan mouse, keyboard, atau memencet keypad ponsel selama berjam-jam setiap hari, seseorang dapat mengalami cedera tekanan yang berulang-ulang. Penyakit punggung juga merupakan hal yang umum terjadi, pada orang-orang yang menghabiskan banyak waktu duduk di depan meja komputer.

TERIMA KASIH...

Comments

Popular posts from this blog

ALL ABOUT E-LEARNING

ALL ABOUT E-LEARNING

RANCANGAN SUSUNAN PEMBELAJARAN PEREDARAN DARAH MANUSIA SECARA DARING